Ruth Sahanaya mengaku telah mengungkap berbagai keraguan dalam hidupnya melalui sebuah buku yang diberi titel Tiga Kali Sepuluh (The Unheard Songs). Menurutnya, buku yang ditulis oleh Tamara Geraldine tersebut berisikan cerita-cerita yang diharapkannya dapat menjadi berkat, inspirasi, serta pelajaran, bagi para pembacanya.


"Terjawab sudah keraguan dan ketidakpedean saya. Terbitnya sebuah buku yang dibantu suamiku dan sahabatku Tamara," ujar wanita yang akrab disapa Uthe ini, ditemui di kawasan Kemang, pada akhir pekan lalu.

"Prosesnya juga nggak pede sih. Apa mampu jalan hidup saya bisa menginspirasi orang. Tapi kehebatan Tamara, bagaimana cara dia membuat saya berani untuk berterus terang, pendekatan dia itu yang buat saya menjadi pede. Ternyata banyak kok, cerita saya yang bisa dibagikan," tambah Uthe.

Sementara Jeffry Waworuntu --suami Uthe-- menyatakan, biografi ini merupakan terobosan bagi keduanya. Pasalnya, banyak hal menarik dari sang istri yang memulai kariernya sebagai penyanyi dari bawah, hingga dilabeli sebagai salah satu diva Indonesia. "Ternyata banyak orang yang belum tahu tentang Ruth. Hingga saat ini, Ruth itu penuh pengorbanan dan tidak instan. Penuh kerja keras dan keringat," katanya.

Sang penulis Tamara Geraldine berujar, menulis biografi bukanlah hal yang sepele baginya. "Buku biografi bukan spesialisasi saya. Saya hanya cerpen, karena saya punya kekuatan cerpen. Dan sebenarnya cerita hidup Ruth itu berbab-bab seperti cerpen," katanya.

Seraya berpromosi, menurutnya buku tersebut mengedepankan kepentingan pembaca. Ada investasi uang dan waktu bagi para pembaca terhadap buku ini. "Ketika buku sudah dibaca semua chapter, berarti dia sudah membaca biografi Ruth yang sangat casual ternyata," demikian Tamara.
(source: garta.com)

JAKARTA, KOMPAS.com-- Salah satu diva kenamaan Indonesia, Ruth Sahanaya atau yang akrab disapa Uthe (48) telah genap 30 tahun berkarya di belantika musik Indonesia. Di tahun yang spesial ini, Ruth Sahanaya meluncurkan sebuah buku biografi berjudul "Ruth: Tiga Kali Sepuluh, The Unheard Songs" yang ditulis oleh Tamara Geraldine (40), di Gramedia Central Park, Jakarta Barat, Sabtu (09/05/2015).

Pada momen tersebut, Uthe menceritakan sejarah di balik terbitnya buku tersebut kepada para tamu dan wartawan yang hadir. "Sebetulnya kalau ditanya, ini sama sekali bukan ide saya. Membuat buku ini adalah ide suami saya dan juga manajer saya, Jeffry Waworuntu (50). Sebetulnya, proyek ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Jeffry sebagai seorang manajer. Selalu harus update, harus memikirkan apa langkah berikutnya, kemudian apa yg belum saya lakukan sepanjang perjalanan karier saya," ujar Uthe. Ide untuk membuat buku ini juga dicetuskan sehubungan dengan usia berkarier Ruth Sahanaya yang sudah menginjak 30 tahun.

Pada awalnya, Uthe tidak merasa percaya diri dengan ide tersebut. "Saya berpikir bahwa apakah sudah pantas seorang saya menerbitkan buku, karena menurut pandangan saya, yang membuat seseorang bisa memiliki buku biografi itu adalah satu sosok yang sudah memiliki segudang pengalaman. Mungkin juga boleh dibilang umurnya sudah sangat matang," cerita sang diva bersuara merdu ini. Namun berkat dorongan sang suami, pada akhirnya ia berani untuk meluncurkan buku ini.

Selanjutnya, Ruth Sahanaya juga menceritakan proses pencarian penulis untuk buku tersebut. Pilihannya bersama sang suami pun, jatuh pada Tamara Geraldine saat mereka secara kebetulan bertemu di sebuah pesta. Uthe percaya bahwa pertemuannya dengan Tamara saat itu bukan hanya kebetulan. "Tidak ada yang kebetulan. Saya yakin, ketika segala sesuatu yang kita miliki berniat baik, Tuhan pasti akan memberikan yang terbaik termasuk orang-orang yang tepat untuk kita," ucap Uthe.

Buku tersebut akan berisi mengenai kisah-kisah Uthe yang belum pernah diceritakan sebelumnya.
(Source: kompas.com) 

Untuk Saya pribadi, setiap cerita dalam buku ini menginspirasi saya, tentang bagaimana hidup seorang Diva Ruth Sahanaya yang sederhana dan membawa dampak bagi banyak orang. You better don't missed it, friends!
Sebuah kapal pesiar mengalami kecelakaan di laut dan akan segera tenggelam. Sepasang suami istri berlari menuju skoci untuk menyelamatkan diri. Sampai di sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat untuk satu orang yang tersisa. Segera sang suami melompat mendahului istrinya untuk mendapatkan tempat itu. Sang istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat sebelum skoci menjauh dan kapal itu benar-benar menenggelamkannya.
Guru yang menceritakan kisah ini bertanya pada murid-muridnya, “Menurut kalian, apa yang istri itu teriakkan?”



Sebagian besar murid-murid itu menjawab,
“Aku benci kamu!”
“Kamu tau aku buta!!”
“Kamu egois!”
“Nggak tau malu!”
Tapi guru itu kemudian menyadari ada seorang murid yang diam saja. Guru itu meminta murid yang diam saja itu menjawab. Kata si murid, “Guru, saya yakin si istri pasti berteriak, ‘Tolong jaga anak kita baik-baik’”.



Guru itu terkejut dan bertanya, “Apa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya?”
Murid itu menggeleng. “Belum. Tapi itu yang dikatakan oleh mama saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis.”
Guru itu menatap seluruh kelas dan berkata, “Jawaban ini benar.”



Kapal itu kemudian benar-benar tenggelam dan sang suami membawa pulang anak mereka sendirian.
Bertahun-tahun kemudian setelah sang suami meninggal, anak itu menemukan buku harian ayahnya. Di sana dia menemukan kenyataan bahwa, saat orangtuanya naik kapal pesiar itu, mereka sudah mengetahui bahwa sang ibu menderita penyakit kronis dan akan segera meninggal. Karena itulah, di saat darurat itu, ayahnya memutuskan mengambil satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup. Dia menulis di buku harian itu, “Betapa aku berharap untuk mati di bawah laut bersama denganmu. Tapi demi anak kita, aku harus membiarkan kamu tenggelam sendirian untuk selamanya di bawah sana.”
Cerita itu selesai. Dan seluruh kelas pun terdiam.



Guru itu tahu bahwa murid-murid sekarang mengerti moral dari cerita tersebut, bahwa kebaikan dan kejahatan di dunia ini tidak sesederhana yang kita sering pikirkan. Ada berbagai macam komplikasi dan alasan di baliknya yang kadang sulit dimengerti.
Karena itulah kita seharusnya jangan pernah melihat hanya di luar dan kemudian langsung menghakimi, apalagi tanpa tahu apa-apa.


Mereka yang sering membayar untuk orang lain, mungkin bukan berarti mereka kaya, tapi karena mereka menghargai hubungan daripada uang.
Mereka yang bekerja tanpa ada yang menyuruh, mungkin bukan karena mereka bodoh, tapi karena mereka menghargai konsep tanggung jawab.
Mereka yang minta maaf duluan setelah bertengkar, mungkin bukan karena mereka bersalah, tapi karena mereka menghargai orang lain.
Mereka yang mengulurkan tangan untuk menolongmu, mungkin bukan karena mereka merasa berhutang, tapi karena menganggap kamu adalah sahabat.
Mereka yang sering mengontakmu, mungkin bukan karena mereka tidak punya kesibukan, tapi karena kamu ada di dalam hatinya.
Mereka yang sering menyanjungmu setinggi langit, mungkin bukan karena engkau pahlawan, tapi mungkin karena mereka memaafkan keburukanmu.
Mereka yang selalu menghinamu dan menghakimimu, mungkin bukan karena mereka membencimu, tapi karena mereka ingin menguji ketulusan cintamu.


Source: Facebook

Thank you so much to Anthony Salim untuk tulisannya yang memberkati saya, dan saya ingin tulisan ini memberkati lebih banyak orang lagi.

Oma ini usianya 74th, tapi kelihatannya lebih tua dari usianya, karena kepahitan hidup yang pernah dialaminya. Dulunya beliau ini juragan konfeksi di Tangerang, org tua tunggal dengan anak yg kuliah kedokteran dan tinggal skripsi. Kerusuhan Mei 1998 membalikkan hidupnya.
Konfeksi dan rumahnya habis dibakar massa. Habis-habisan sudah, tersisa tanah yg dia tempati. Anak terkasih yg sebentar lagi menjadi dokter, mengalami gangguan kejiwaan parah sehingga tidak dapat melanjutkan studinya.
Oma yg mengalami penganiayaan mental ini masih bertanggung jawab thd semua karyawannya. Dijuallah harta satu2nya yg tersisa, yaitu tanahnya, untuk membayar semua pegawainya. Sisa uangnya utk melanjutkan hidup dan membiayai pengobatan anak tersayang. Namun kebahagiaan blm berpihak padanya. Anak semata wayangnya, hartanya yg paling berharga, meninggalkannya utk selamanya, berpulang ke surga.


Dalam kelimbungannya, Oma bertemu dengan seorang bruder yang membawanya ke rumah singgah di daerah Senen. Digembleng dalam pertumbuhan iman yg baik, akhirnya satu tahun kemudian Oma mohon dpt hidup diluar "surga" yg melindungi kerapuhannya dari ganasnya dunia yang sesungguhnya.
Dibohongi orang berkali-kali, diambil harta bendanya oleh pemilik rumah yang menolak membuka pintu rumahnya karena Oma kena tipu sehingga tidak mampu membayar sewa....banyak peristiwa pedih yg Oma alami selama menjalani "hidup normal". Namun Oma jg menjadi saksi, betapa pemeliharaan Tuhan tak putus2nya, tak habis2nya dlm kehidupannya.
Dalam ketidakpunyaan, Tuhan senantiasa mengirimkan malaikat2Nya dalam rupa - rupa bentuk. Bantuan kawan2 mahasiswa Atmajaya untuk menebus barang2nya di rumah sewa, pesanan2 rajutan tempat HP atau koin dari orang-orang yang menaruh kepedulian, dsb. Walaupun sehari hanya mendapatkan 5 ribu rupiah dari dagangannya, Oma tetap bersyukur dan tak mengeluh.
Sabtu kemarin ketika kami duduk disebelahnya di halte hus, Oma melihat Giza dan mengajak bercakap-cakap, dan memberikan Giza jepitan2 rambut yg manis plus tas kecil yg cantik. Kami akhirnya mengobrol panjang lebar tentang Oma.
Dalam usia senjanya, Oma tetap optimis, penuh pengharapan, dan mampu mensyukuri setiap berkat yg Tuhan berikan dalam hidupnya. Semoga Oma selalu dianugerahi oleh Tuhan, kesehatan yg prima, kehidupan yang lebih baik, dan semangat hidup yg selalu menyala. Amin.
Dimana lokasi beliau?
@anthony salim: itu di halte dpn kampus atma, ga terlalu depannya persis sih soalnya sblm smp ke kampus atma..yg di dkt tangga penyebrangan/tangga ke halte bus transjakarta..
@anthony salim: iya dkt semanggi..cm adanya sblm kampus atma klo dtg dr arah bundaran HI..
Saat membaca cerita ini, mata ini tiba-tiba berkaca-kaca.
Bagaimana perjalanan hidup seorang manusia yang tidak ingin menyerah terhadap hidup itu sendiri.
Di saat terjadi kerusuhan Mei, sebenarnya oma tidak punya tanggung jawab untuk membayar gaji karyawannya,
bisa aja dia meninggalkan semua karyawannya dengan berbagai alasan, tetapi oma MEMILIH untuk mempertahankan integritas
n membayar gaji karyawan, dengan resiko, usahanya bangkrut n habis tak bersisa.
Di saat anaknya semata wayang meninggal dunia, sebenarnya oma BISA MEMILIH untuk membenci hidup ini
dan mencaci-maki Sang Pencipta kehidupan, tetapi oma MEMILIH UNTUK BERTAHAN.
Di saat oma sudah "nyaman" di dalam rumah singgah, sebenarnya oma BISA MEMILIH untuk hidup tenang,
n tidak perlu lagi "menikmati" ganasnya dunia, tetapi oma MEMILIH untuk keluar dari zona nyaman.
Di saat oma ditipu berkali-kali, sebenarnya oma BISA MEMILIH untuk kembali ke zona nyaman,
dan meninggalkan keganasan dunia ini, tetapi sekali lagi, oma MEMILIH untuk bertahan.
Saya tidak tau, apa yang menyebabkan beliau mampu bertahan melampaui semua ujian tersebut,
ujian yang terlihat terlalu berat untuk dijalani seorang diri,
entah mengapa, oma bertahan.
Apa rencana Tuhan terhadap oma?
saya tidak tau
Apakah oma mengerti mengapa dia mengalami ini semua?
belum tentu juga dia memahami.
Tetapi satu hal yang saya belajar,
Iman dan Jiwa manusia TIDAK SEMUDAH ITU UNTUK DIHANCURKAN.
Dimana ada kemauan, disitu ada jalan.
dimana ada iman, disitu ada pengharapan.
Dimana ada pengharapan, disitu ada kehidupan.
Terima kasih oma, sudah mengajarkan saya begitu banyak melalui cerita teman saya ini.
Saya berharap, ada kesempatan untuk bertemu oma,
sebelum Sang Pencipta berkata
"tugasmu sudah selesai, dan engkau telah mengakhiri dengan manis.
sekarang, pulanglah ke rumah BapaMu di Surga".
sekali lagi terima kasih oma.
sejuta doaku teriring bagimu.

Source: Facebook Anthony Salim - 050814

KOMPAS.com - Bangun tidur, ku terus mandi.... Begitu lirik dalam lagu anak-anak terkenal. Lirik lagu ini tampaknya lebih cocok untuk Anda yang bangun kesiangan, dan panik karena Anda harus menghadapi rapat penting pada pagi hari. Akibatnya, Anda terhuyung-huyung ketika menyambar handuk dan memasuki kamar mandi. Sebab, pada saat itu tubuh dan kesadaran Anda belum "bangun" sepenuhnya.

Hal terpenting yang perlu Anda lakukan setelah bangun tidur sebenarnya adalah membawa kesadaran penuh secara perlahan pada tubuh Anda, demikian menurut Jack Wiener, psikoanalis bersertifikat dan penulis buku The Way of the 4th Toe: Into the Feeling Body. Dengan demikian, Anda bisa menjaga diri agar tetap menjejak bumi dan membantu mengatasi tekanan fisik dan mental yang tanpa Anda sadari bisa menimbulkan ketegangan pada otot-otot.

Jika Anda bisa melepaskan ketegangan pada otot-otot, Anda lebih mampu mengatasi stres, dan secara emosional Anda lebih sadar dan "hidup". Nah, hal ini sebenarnya bisa diawali dengan cara yang sederhana saat bangun tidur:

1. Sebelum bangkit dari tempat tidur, regangkan jari-jari kaki Anda selama 15-30 detik. Biarkan ujung jari meruncing ke depan. Dengan cara ini, secara perlahan tubuh Anda mulai mengaktifkan otot-ototnya dan membawa kesadaran pada kaki. Kemudian, goyangkan jari-jari tangan, dan buat genggaman tangan. Dengan perlahan tutup dan buka genggaman Anda selama 15-30 detik. Menurut Weiner, gerakan ini memang tergolong ringan, namun bisa sangat membantu mengaktifkan tubuh dan kesadaran Anda, ketimbang jika Anda langsung melompat dari tempat tidur.

2. Setelah bangun dan bersiap bangkit dari tempat tidur, letakkan telapak kaki Anda mendatar di atas lantai. Kemudian berdirilah selama beberapa saat, sadari bahwa Anda benar-benar telah menjejak lantai.

3. Lakukan peregangan ringan pada otot-otot belakang paha (hamstring). Sebaiknya jangan langsung melakukan peregangan ke tubuh bagian atas, seperti pada leher dan pundak, agar tubuh lebih mampu menjejak di bumi. Semakin Anda membumi dan merasakan tubuh Anda, semakin Anda mampu membawa kesadaran penuh sepanjang hari

Event date kepa duri 3 yang pertama ini memberikan warna tersendiri bagi hidup gw. Event yang diselenggarakan intern dari date ini berlokasi di Panti Werdha Kasih Ayah Bunda, kawasan Tangerang, Banten.

Seluruh date members tiba di lokasi sekitar pukul 09.45 am. Kami di sambut dengan luar biasa oleh para Opa dan Oma disana.
Setelah preparation sebentar, acara pun kami mulai pada pukul 10.00 am. Acara kami mulai dengan praise and worship. Kemudian di lanjutkan dengan doa pembuka serta kata sambutan dari date leader kami, Jimmy Santoso.


Acara games yang di adakan juga tidak kalah seru. Antara lain game joged balon. Pesertanya yang tidak lain adalah Oma Opa yang tinggal disana harus berjoget sambil bernyanyi dengan balon di kepala masing-masing. Peserta harus sepasang dan yang joged paling heboh, dialah pemenangnya. Game tebak gambar tokoh Alkitab juga tidak kalah menarik. Tidak jarang mereka bisa menebaknya dengan benar.

Kemudian pada sesi selanjutnya, Opa dan Oma dipersilahkan untuk boleh menyumbangkan suaranya dan bernyanyi didepan semua yang hadir. Banyak Opa dan Oma yang bersemangat untuk bernyanyi.
Waktu berjalan begitu cepat, dan tibalah saatnya untuk have lunch bersama dengan mereka. Tumpeng nasi kuning yang kami sediakan kita nikmati bersama-sama.

Dalam kesempatan ini pula, kami Date Kepa Duri 3 memberikan belated birthday surprise untuk salah satu Date Member kami Irene Teja yang berulang tahun beberapa hari sebelumnya. Kami merayakannya bersama Opa dan Oma disana dengan penuh sukacita

Bersyukur untuk kenangan manis yang boleh kami lalui bersama-sama date members duri kepa 3 di hari yang berbahagia ini. Bukan saja kita menjadi berkat bagi sesama daters saja, tetapi kita bisa menjadi berkat bagi orang-orang yang ada di luar sana.
***
Kesempurnaan sebuah acara pernikahan senantiasa menjadi impian bagi setiap Calon Mempelai. Biasanya, mereka mempersiapkan pernikahan dari jauh-jauh hari sebelum hari H. Akan tetapi terkadang, Calon Mempelai bingung untuk membuat prioritas, yang mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Vendor manakah yang bagus dan dapat bekerjasama dengan baik. Bagaimana hasil kerja mereka di hari H. Dengan minimnya pengetahuan akan dunia wedding, Calon Mempelai biasanya juga merasa takut salah pilih. Di tambah dengan padatnya jam kerja, yang menyebabkan Calon Pengantin tidak memiliki banyak waktu untuk dapat hunting, bahkan mengatur waktu untuk meeting bersama vendor-vendor yang di butuhkan.

Saya memahami benar akan kerepotan yang seringkali muncul dan membuat para Calon Mempelai merasa stress menjelang hari pernikahan.

Untuk itulah Sharon Wedding Project hadir dan membantu Para Calon Mempelai agar persiapan menjelang hari H dapat dinikmati sebagai moment yang membahagiakan sampai pada hari H. Calon Mempelai tidak perlu khawatir dengan cara kerja kami. Tim Sharon Wedding Project adalah tim yang professional dan telah melalui berbagai macam event, baik itu Wedding maupun Corporate Event selama lebih dari 5 Tahun. Dengan pengalaman yang kami miliki, ketika menghadapi situasi-situasi yang tidak terduga selama event berlangsung, membuat kami menjadi tim yang solid dalam bekerja. Kesuksesan acara pernikahan Anda merupakan tujuan dan menjadi kebahagiaan buat kami.

Bagi Anda yang memiliki rencana untuk mengelar acara pernikahan, Anda tidak perlu malu-malu untuk berkonsultasi kepada kami. Dengan banyaknya networking partner yang kami punya, kami pastikan Anda mendapatkan vendor yang tepat yang sesuai dengan impian dan budget Anda tentunya.

Hubungi SHARON WEDDING PROJECT melalui email: sharonweddingproject@gmail.com, Phone: 021-97638080 atau dapat juga mengirimkan SMS/Whatsapp ke nomor Wedding Consultant kami: (David - 085645232777 dan Chika 08881790770).

Setiap detik dalam hari pernikahan Anda begitu berharga, oleh sebab itu kami ingin setiap Calon Pengantin dan Keluarga bisa menikmatinya. Biarkan Tim Professional kami menghandle setiap kebutuhan yang ada. Don't be hestitate to contact us. God bless you! 



Men Seminar JPCC - by Jose Carol

Tiga hal yang mempengaruhi seseorang dalam kehidupan:
1. Orang-orang yang ada di sekitar kita.
2. Keadaan yang ada di sekeliling kita.
3. Karakter yang ada didalam diri kita.

Ketika kita bisa membangun karakter kita dengan baik, kita bisa mempunyai kekuatan untuk mengambil keputusan yang tepat.

1 Kor. 13:10-11
Kedewasaan seseorang tidak ditentukan oleh usianya, tetapi di tentukan oleh pola pikir, perasaan dan perkataannya. Seseorang yang dewasa adalah seseorang yang meninggalkan sifat lama kanak2nya menjadi dewasa.

Berikut 7 ciri-ciri yang membedakan antara boy dan men:

1. Boys want to grow old. Men want to stay young.
Sumber konflik dalam kehidupan kita seringkali disebabkan oleh orang2 yang belum bisa menerima keadaan mereka.

Maturity isn’t a product of growing older, but the product of growing wiser.
Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena muda. 1 Kor 4:12.
Perhatikan perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan dan kesucian kita. Hal tersebut yang menjadikan kita dewasa.

2. Boys do what they like, men do what they should.

A. Apologizing doesn’t mean you are wrong and the other person is right. It just you value your relationship more than your ego. Seorang pria dewasa tidak mempertahankan egonya, tetapi lebih mempertahankan hubungan.

B. Speaking up the truth in love. Pria yang dewasa berani untuk speak up, berkata ya di atas ya, dan tidak di atas tidak. Efesus 4:15. Jika kita tidak speak up in love, we are not grow up. Kita tidak speak up the truth in anger, ketika kita marah, shut up! Honest conversation build mature relationship.

C. Mengampuni dan memberkati orang yang menyakiti kita.
Matius 5:44-48. Bertumbuh menjadi dewasa sama seperti Bapa di sorga yang ‘tidak perhitungan’. Roma 12:14-18

Seorang yang dewasa orang yang mampu bersukacita melihat orang lain diberkati.




image

3. Boys speak about big things, men understand the small things.
Selama kita perlu pamerkan sesuatu yang besar, kita belum menjadi dewasa. Kedewasaan seseorang ditentukan oleh bagaimana dia mengerti hal-hal yang kecil, bukan membicarakan hal-hal yang besar. Kedewasaan datang dengan pengertian, karena pengertianlah yang menjadikan dewasa. Dalam kehidupan, jika kita selalu minta dimengerti, kita masih belum menjadi dewasa.

Yakobus 1:19. Setiap orang yang dewasa adalah orang yang cepat untuk mendengar (mengerti/menyimak) dan lambat untuk berkata-kata dan marah.

Sumber konflik dalam sebuah relationship adalah karena ketidakdewasaan, minta di mengerti.
Maturity is not measured by age its an attitude build by experience.

Semakin besar kita mengendalikan perasaan kita terhadap sesuatu yang tidak kita harapkan, pada saat itulah kita menjadi dewasa.

Ukuran kedewasaan seseorang tidak di tentukan oleh bagaimana dia mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, tetapi bagaimana ia bersikap ketika sesuatu yang tidak diharapkan terjadi.

4. Boys cry when they face challenges, men cry when they overcome the challenges.
Strong men still cry. But in different times. Kanak2 cenderung menyalahkan, orang dewasa bertanggungjawab.

Yohanes 5:1-8. Orang buta, adalah orang yang memiliki semua kekuatan tetapi tidak memiliki visi. Orang lumpuh, adalah orang memiliki visi tapi tidak mampu mengerjakannya.
Orang dewasa bukan berarti tidak memiliki masalah. Orang dewasa adalah orang yang merespon dengan benar ketika masalah itu datang.

Kisah Rasul 3:1-10
Kehidupan kita ditentukan oleh bagaimana respon kita terhadap suatu hal yang kita minta dan tidak dipenuhi.

Spiritual maturity is not just what you believe. Spiritual maturity is evident by how you behave.
Kedewasaan rohani kita tidak ditentukan oleh iman kita saja, tetapi bagaimana respon kita ketika doa kita tidak dijawab.

Sometimes problem don’t require a solution to solve them instead they require maturity to outgrow them.

5. Boys need attention, men give attention.
Maturity begins to grow when you can sense your concern for other outweighning your concern for yourself.

Kita tidak bisa memilih gender ketika kita lahir.
Tuhan yang mempercayakan sesuatu yang berharga bagi kita untuk membawa benih untuk sebuah kehidupan yang baru. Dari awalnya, Tuhan menciptakan seorang pria untuk memberi, bukan menerima.

Dalam setiap aspek kehidupan kita, ketika kita hanya mau menerima, mengambil dan tidak memberi, kita tidak bisa disebut dewasa. Belajar untuk memberi.

6. Boys dream then wake up and wait. Man dream and wake up to act.
Orang yang dewasa tidak pernah menyerah. Ia terus mencoba lagi, mencoba lagi sampai ia berhasil. Orang dewasa tidak hidup dari belas kasihan orang lain. Orang dewasa menginspirasi orang lain dan membuat orang disekitarnya melihat Tuhan hidup dalam kehidupannya.

7. Boys laugh at other’s mistakes. Men are able to laugh at their mistakes.
Orang yang dewasa adalah orang yang rileks, tapi serius. Orang yang dewasa tidak takut mengakui kesalahannya.

Maturity is being able to laugh at yourself and refrain from laughing at others.
Menjadi dewasa adalah sebuah pilihan, tidak ditentukan oleh usia dan apa yang kita kerjakan.
God bless you!
Merokok merupakan salah satu dari penyebab terbesar kematian di seluruh dunia. Ini karena rokok dapat memicu banyak penyakit, termasuk kanker dan penyakit jantung. Sayangnya, menghentikan kebiasaan merokok tidak mudah membalikkan telapak tangan.


Banyak orang berupaya untuk mencari pengganti nikotin dengan obat atau produk yang mengandung nikotin lainnya. Namun dari sekian banyak cara untuk berhenti merokok, kenapa tidak mencoba cara yang alami?
Berikut empat bahan yang dapat membantu menghentikan kebiasaan merokok. Selain mudah didapat, keempat bahan ini juga lebih alami.


1. Ginseng
Menurut Anand Agarwal, CEO dari Natural Mantra.com, ginseng merupakan rempah yang sangat efektif dalam mengurangi kecanduan nikotin. Minum teh hijau dengan ginseng dan lidah buaya dua kali sehari mungkin akan hanya membantu untuk memendam keinginan mengasup nikotin. Selain itu, kebiasaan ini juga membuat Anda merasakan manfaat lain yang berasal dari bahan-bahan tersebut, sebut saja menjadi lebih tenang dan peredaran darah lebih lancar.

2. Oat
Kandungan di dalam oat membantu mengurangi keinginan mengonsumsi nikotin dan meringankan gejala yang mungkin timbul saat menghentikan konsumsi nikotin. Karena itu Agarwal menyarankan untuk memasukkan oat ke dalam menu sarapan. "Anda akan melihat penurunan jumlah rokok yang Anda konsumsi," kata dia.

3. Co-enzim Q-10
Enzim ini dibentuk dari proses fermentasi alami dan merupakan antioksidan yang kuat. Tidak hanya mengurangi keinginan untuk mengonsumsi nikotin, tetapi juga memperbaiki paru-paru yang rusak karena merokok.

4. Air putih
Saat merasa ingin merokok, maka segeralah minum segelas air putih. Menurut Agarwal, itu akan memusnahkan keinginan merokok dengan segera.
Previous PostOlder Posts Home